Kamis, 15 Januari 2015

Merayakan Hidup

Merayakan hidup itu adalah ungkapan dari hati yang bersyukur.
Rayakan hidupmu dengan maksimal. Tidak setengah-setengah, karena hidup adalah anugerah.

Banyak sekali alasan yang bisa dibuat untuk mengatakan "malas" pada hidup ini. Penyesalan, penderitaan dan kekurangan akan materi maupun kasih sayang, masalah-masalah lain.

Saya belajar banyak dari penderitaan, dari keterbatasan dan kesendirian. Andai dari awal saya lari dari semua ini, meninggalkan semuanya dalam kesenangan atau kebebasan semu, saya tidak akan mungkin menghargai dan mencintai hidup seperti ini, seindah ini.

Tanggung jawab adalah kekuatan.
Dalam tanggung jawab ada cinta dan pengorbanan yang sesungguhnya.

Untuk sampai ke sini butuh proses, ketekunan, kesabaran, doa dan keyakinan kuat. Bahwa kita tidak sendiri, ada Kekuatan Besar yang menopang, yang menuntun menghadapi setiap persoalan. Dialah Sang Juru Selamat sejati yang kini hidup dalam Roh dan Kebenaran (hanya bisa dimengerti melalui hidup kontemplasi).

Merayakan hidup bukan berarti pesta pora. Merayakan hidup adalah menebar cinta, selalu tersenyum dalam persoalan seberat apapun, kerelaaan untuk menjalani hidup ini dalam tangis dan tawa- tak perduli seberapa besar porsi beban yg harus kita tanggung. Lagi-lagi saya ingatkan kita tidak sendiri. Bersabarlah dan terus berusaha. Tuhan senang bila kita gigih dan iklas. Dia akan menambahkan kekuatan dan cinta :).  
“Peace begins with a smile.”
Peace Begin With A Smile


Rayakan hidup dengan merasakan bagaimana alam ini bergerak, mendengarkan burung-burung berkicau, memperhatikan titik-titik air hujan jatuh di atas dedaunan, suara air sungai mengalir,  memperhatikan warna langit di pagi - siang - sore dan petang dengan kekaguman tersendiri, berjalan menyusuri pantai dan membiarkan buih ombak menyentuh ujung kaki.........lalu jangan heran ketika mendapati hati kita tiba-tiba dipenuhi banyak cinta dan damai, begitu ringan dan indah. Ini yang saya sebut surga. :) Maria

Tidak ada komentar:

Posting Komentar